Para personel band rock legendaris Indonesia God Bless, Achmad Albar, Ian Antono, dan Donny Fattah

Para personel band rock legendaris Indonesia God Bless, Achmad Albar, Ian Antono, dan Donny Fattah (kanan ke kiri), berbincang-bincang dalam acara K-akustik di Studio Sinergi, Jakarta, Kamis (11/9/2014). Dalam acara tersebut, God Bless bercerita mengenai perjalanan bermusik mereka dan membawakan beberapa lagu secara akustik.
Dalam live streaming di Kompas.com untuk acara bincang-bincang musik K-akustik, yang diadakan di Studio Sinergi, Jakarta, Kamis (11/9/2014) sore, Achmad Albar atau Iyek (vokal) berkisah tentang asal usul nama God Bless, band rock legendaris Indonesia yang menaungi dirinya, Ian Antono (gitar), dan Donny Fattah (bas).

Asal usul nama grup yang dibentuk pada 1973 tersebut diungkapkan oleh Iyek ketika ia berkisah mengenai awal dari 41 tahun perjalanan grup itu, atas pertanyaan yang diajukan oleh Danie Satrio dari majalah Hai, sebagai pembawa acara tersebut.
"Crazy Wheels itu sempat satu kali tampil di diskotek. Waktu itu God Bless belum ada nama," tutur Iyek.

"Waktu itu, pas latihan, manajer kami hubungannya kan erat sama pebalap, pereli, jadi kami tampil di diskotek Lemans, Jalan Juanda, Harmoni (Jakarta). (Karena grup mereka belum memiliki nama) tembak langsung aja. 'Apa nih nama bandnya?', 'Kami belum punya nama', 'Udah, Crazy Wheels saja, kan di sini pebalap semua.' Ya udah, tampil sekali pakai nama Crazy Wheels malam itu," lanjutnya.

Singkat cerita, kemudian lahir nama God Bless di kediaman Iyek, yang ketika itu, 1970-an, menjadi markas mereka.

"Lagi ngumpul waktu itu, basecamp-nya di rumah saya, waktu itu masih sama orangtua, jadi tumpleknya di situ. Saya bilang sama Fuad, 'Gimana namanya Gods (dewa-dewa) saja?' Kata dia, 'Jangan, nanti ada yang salah tangkap (kalau salah ucap jadi God)'," ujar Iyek menuturkan kembali perbincangannya ketika itu dengan pemain drum pertama God Bless, almarhum Fuad Hassan.

Namun, Iyek tak lantas membuang nama Gods dan akhirnya ia mendapat inspirasi dari sebuah ucapan dalam kartu natal.

"Saya kan sering dikasih kartu natal di awal 1972 itu. Di kartu itu kan ada ucapan, ada God bless you. 'Nah, gimana kalau dikasih nama God Bless saja', itu (usul) dari Fuad almarhum. Dari situ Fuad kasih tahu ke teman-teman lain," terang Iyek.

Dalam acara bincang-bincang musik tersebut, Donny juga berkisah tentang sikap toleransi antar para personel God Bless sehingga band itu bisa mencapai usia 41 tahun.

"God Bless bisa bertahan selama 41 tahun ini karena toleransi. Setelah perjalanan panjang itu, akhirnya kami seperti kakak adik," ujar Donny.

K-akustik merupakan program baru dalam POP Channel KVision. Setelah live streaming-nya dinikmati melalui Kompas.com, acara yang diproduksi oleh rumah produksi Sinergi itu akan ditayangkan di Pop Channel KVision dan menjadi bagian dari tayangan berita hiburan Newstar di KompasTV. Sajian dalam live streaming tersebut akan pula menjadi video on demand (VOD) pada Kompas.com sehingga bisa dinikmati kapan saja serta dipublikasi oleh sejumlah media cetak dan online lain Kelompok Kompas Gramedia.

Posted in: , ,

0 komentar for "Para personel band rock legendaris Indonesia God Bless, Achmad Albar, Ian Antono, dan Donny Fattah "

Leave a reply