Jelajah 8 Calon Baru untuk Kabinet Jokowi

 Presiden Joko Widodo membatalkan sebanyak calon menteri atas referensi Komisi Pemberantasan Korupsi ataupun sentra Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

Sebagai penggantinya, Jokowi mengajukan kembali kisaran 25 merek kandidat menteri baru kepada KPK maupun PPATK, sejak Selasa setelah itu. Sebagian di antar manusia-manusia itu telah dipanggil Jokowi ke Istana tim untuk menjalani proses wawancara. Berikut itu sebagian nama-nama yang muncul: (Baca: Ini Beberapa kandidat gres Kabinet Jokowi)

1. Andrinof Achir Chaniago
Proyeksi: Menteri rancangan Pembangunan Nasional
Asal/Jabatan: pemimpin perkumpulan Survei pandangan Publik
Pendidikan: S-2 perniagaan Universitas Indonesia

2. Susi Pudjiastuti
Proyeksi: Menteri Pariwisata
Asal/Jabatan: Pemilik maskapai Susi Air
Pendidikan: enggak berhenti SMA

3. Muhammad Prakosa
Proyeksi: Menteri pangan atau maritim
Asal/Jabatan: Anggota DPR dari PDI Perjuangan
Pendidikan: S-3 di bidang resource economics and policy dari University of California, Amerika
Serikat

Catatan: telah diperiksa KPK selaku saksi persoalan dugaan suap izin alternatif tukar-menukar daerah hutan di Bogor dengan tersangka Bupati Bogor, Rachmad Yasin, 16 Juni 2014. Ketika ini mahluk itu menjabat sejenis Menteri Kehutanan. Tapi, Prakosa membantah mahluk itu diperiksa, ”Hanya bicara saja,” kata Prakosa ketika itu.

4. Suharso Monoarfa
Proyeksi: Kementerian Tenaga upaya ataupun Transmigrasi
Asal/Jabatan: Wakil kepala negeri Umum PPP, bekas Menteri Perumahan Rakyat
Pendidikan: perguruan Pertambangan serta Geologi ITB

Catatan: telah diperiksa KPK sebagai saksi persoalan suap stimulus pembangunan proyek dermaga/bandara kawasan indonesia Timur yang dibahas di Badan anggaran DPR dengan tersangka Abdul Hadi Djamal, anggota DPR dari PAN, pada 22 April 2009. saat kasus ini Suharso adalah suruhan tetuah Panitia dana awal DPR dari Fraksi PPP. Suharso sudah membantah terlibat urusan itu. (Baca: Lagi, Jokowi-JK bahas Kabinet di Istana)

5. Enggartiasto Lukita
Proyeksi: Menteri pengerjaan alamiah dan juga Perumahan Rakyat
Asal/Jabatan: Ketua Partai NasDem
Pendidikan: S-1 IKIP Bandung

Catatan: sudah diperiksa KPK serupa saksi masalah dugaan suap stimulus pembangunan proyek dermaga/bandara di kawasan tanah air Timur yang dibahas di jasmani anggaran DPR dengan tersangka Abdul Hadi Djamal, anggota DPR dari PAN, dalam 13 April 2009. waktu masalah itu Enggar adalah anggota Panitia anggaran DPR dari golongan Golkar. Enggar telah membantah terkait dengan persoalan itu.

6. Sofyan A. Djalil
Proyeksi: Menteri BUMN
Asal/Jabatan: Bekas Menteri BUMN
Pendidikan: Ph D University, Medford, Massachusetts, Amerika Serikat

7. pemimpin Nahrawi
Proyeksi: Disebut-sebut bakal menggantikan peringkat menteri yang ditinggalkan Ketua biasa PKB Muhaimin Iskandar yaitu Menteri Koordinator Pembangunan masyarakat ataupun Kebudayaan
Asal/Jabatan: eks Sekretaris Jenderal PKB
Pendidikan: IAIN Sunan Ampel, Surabaya

8. Muhammad Hanif Dhakiri
Proyeksi: Disebut-sebut akan menggantikan peringkat menteri yang ditinggalkan tetuah biasa saja PKB Muhaimin Iskandar
Asal/Jabatan: Sekretaris Jenderal PKB
Pendidikan: S-2 Universitas Indonesia

Catatan: label Hanif, disaat peserta DPR, timbul dalam kabar akibat Audit durasi II Hambalang oleh BPK, Agustus 2013. Diduga Hanif sama-sama anggota Komisi Olahraga DPR lainnya ikut terjun memuluskan budget Hambalang. Komisi itu belakangan membantah efek audit ini.


Presiden Joko Widodo belum juga mengumumkan siapa para pembantunya selagi lima tahun pemerintahannya mendatang. ia sudah memanggil sebanyak inisial kandidat menteri ke Istana tim. Toh, gak kecil yang terang-terangan menampik tawaran membuahkan menteri di kabinet Jokowi. Siapa saja sosok-sosok itu? (Baca: Jusuf Kalla: Menteri Dilantik Senin Pekan Depan)

1. MUHAIMIN ISKANDAR

kepala negeri Umum Partai Kebangkitan kaum itu sebelumnya disebut-sebut sebagai calon Menteri Koordinator Pendidikan, Budaya, serta Pembangunan Manusia. Beberapa waktu selesai ada tampaknya berita rapor merah sejumlah kandidat menteri, Muhaimin mengumumkan tidak bersedia menjadi pembantu Jokowi di kabinet. (Baca: itu Jejak 8 calon perdana untuk Kabinet Jokowi)

Melalui akun Twitter pribadinya @MuhaiminIskndr, Muhaimin keberatan asalkan menduduki jabatan ganda membuat kepala negeri alami PKB ataupun Menteri. “Kayaknya aku kian memilih konsentrasi jadi kepala negeri natural PKB, konsekuensi memang kian mantap gak merangkap dengan jabatan menteri. Mohon dukungan,” cuitnya. (Baca: Akhirnya, label 34 Menteri Kabinet Jokowi Rampung)

2. RICHARD JOOST LINO

brand lain-lain yang menolak membikin menteri adalah direktur ternama Pelindo II Richard Joost Lino. karena itu dia kurang mempermasalahkan diwaktu nanti ada yang tak sepakat dengan pencalonannya sebagai menteri. "Saya juga tidak ingin jadi menteri kok," frasa Lino di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis, 16 Oktober 2014. (Baca: Ini Beberapa calon pertama Kabinet Jokowi)

Lino sempat digadang-gadang menciptakan kandidat Menteri pengelola Maritim, sumber kedaulatan Alam, maupun Lingkungan hidup. Lino dibilang berkompetisi dengan bekas Kepala anggota TNI Angkatan Laut Tedjo Edhy Purdijatno ataupun manajer pembawa Daya Perikanan dan Aquakultur organisasi Pangan Dunia (FAO) Indroyono Soesilo. (Baca: Presiden Jokowi serta Istananya yang tak Ramah)

3. ABDULLAH MAKHMUD HENDROPRIYONO

Mantan Kepala jasmani Intelijen negara Jenderal Purnawirawan Abdullah Makhmud Hendropriyono bersuara kurang pantas andai saja disebut masuk didalam bursa kandidat menteri pemerintahan Joko Widodo maupun Muhammad Jusuf Kalla. manusia ini beralasan umurnya sudah tidak pantas menduduki jabatan menteri. (Baca: Macam-macam Reaksi calon Menteri Jokowi)

"Masak umur 70 tahun begini jadi menteri, emang (Jokowi) mau?" term Hendropriyono kepada wartawan di Markas petunjuk Pasukan Pengamanan Presiden, wilayah Abang, Jakarta, Rabu, 22 Oktober 2014. namanya dikatakan masuk bursa Menteri koordinator Politik peraturan ataupun kenyamanan. dia bakal bersaing dengan sesama purnawirawan jenderal, diantaranya Luhut Binsar Panjaitan, Ryamizard Ryacudu, ataupun Fachrul Razi.


Nama Menteri Jokowi-Kalla Sudah Final


Bekas duta tim transisi, Andi Widjajanto, berseru kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla pernah terciptalah. menjiplak dia, seleksi sudah dihentikan sebab tekstur menteri pernah dicoba. "Sudah fix, jadi nama-nama pernah enggak ada lagi yang diubah," katanya di Istana Negara, Sabtu, 25 Oktober 2014. (Baca: Kontras Pertanyakan Kinerja kesebelasan Transisi Jokowi)

Menurut dia, kalau Jokowi mengenakan rapat dengan pelaku utama tertentu masa ini, maka rapat tak lagi mengulas tentukan namun sedekah suruhan dalam menteri-menteri Jokowi berkaitan penugasan. "Jika timbul pertemuan, gak lagi membahas seleksi akan tetapi telah terang-terangan bertemu kandidat menterinya. misalnya akhirnya Selasa terbuka kerjakan ini, atau itu," katanya. (Baca: Senin, Jokowi Lantik Kabinet)

Andi mengatakan calon-calon menteri Jokowi sudah dihubungi untuk datang pada pesta perkenalan menteri yang diadakan esok didalam jam 16.00 di taman Istana Merdeka. Andi memveto berkata siapa cap calon menteri Jokowi. pada acara besok, para menteri tersebut bisa membawa keluarganya. "Menteri-menterinya juga telah dihubungi dan juga diberitahu dan bisa mengusung nyonya atau suami," katanya. (Baca: Ahad, Jokowi Kenalkan Kabinetnya Sambil Minum Teh)

Para calon menteri tersebut juga telah diberikan invitasi bagi masuk Istana dampak diinginkan jalan masuk eksklusif kedalam dalam kompleks Istana. Esok, Jokowi bakal memperkenalkan anggota kabinetnya di halaman Istana Merdeka. dalam kegiatan itu, masing-masing menteri Jokowi akan mengenalkan diri 1 persatu secara informal. (Baca juga: Jokowi-JK telah Teken Daftar Kabinet)

Posted in: , , ,

0 komentar for "Jelajah 8 Calon Baru untuk Kabinet Jokowi "

Leave a reply