petulangan di tanimbar evav.

terbentang lebih dari 3000 mil diantara samudera hindia maupun samudera pasifik, indonesia menjadi negeri kepulauan terbesar di dunia. ribuan pulau melingkupi bumi embok pertiwi, transportasi laut membikin sangatlah wajib bagi menghubungkan masyarakat antar pulau di indonesia. aku pun mengenakan kapal kayu bagi mengarah sebuah pulau di sudut barat daya kepulauan kei - maluku tenggara, diantaranya tanimbar evav.

mengawali perjalanan saya layar kapal bermuatan sekitar 50 orang ini distart terkembang. melewati beberapa gugusan pulau, kapal kayu ini akan menjelajahi perairan hampir 5 jam lamanya. gelombang dan arah angin akan turut mempengaruhi kecepatan gerak perahu bermesin tiga ini. pasang surut yang merupakan fenomena naik turunnya permukaanair laut yang disebabkan gaya gravitasi bulan, turut mempengaruhi jadwal pelayaran kapal antar pulau ini. jika poin pasang surut air laut meleset, kapal-kapal yang bervolume sedikit besar  tidak bisa merapat ke dermaga pulau.

tanimbar evavyang berarti pulau tanimbar kei berdomisili di pulau paling ujung dari kabupaten maluku tenggara  yang berbatasan terbuka dengan laut arafuru. nama pulau ini mencampur dua  kepulauan yang melingkupinya kepulauan tanimbar di bagian selatan serta pulau kei di episode utara. konon penduduk asli pulau tanimbar kei sama dengan para migran dari bali yang mendiami daratan tanimbar kei secara tradisional.setiap hari perjuangan berat bagi para mama – mama demi 1 kendi air sudah menanti. Terbatasnya sumber air bersih membikin para mama harus sibuk menuruti cairan setiap hari. Bahkan mereka bagaimanapun juga melewati tangga kayu elyub yang telah berusia lebih dari enam sepuluh dasawarsa yang tidak kalah menantang. Sungguh pekerjaan yang bagi saya seorang diri tidak enteng.

dibagian daratan tinggi bediri rumah rumah adat yang pernah berumur ratusan tahun. rumah ini dihuni para tetua adat sebagai pewaris adat leluhur tanimbar evav. sedangkan dibagian bawah terdapat dusun yang ialah pembauran masyarakat asli dengan perantau. ini merupakan jurus untuk mempertahankan budaya, namun tetap terhubung dengan dunia luar. setiap rumah adat di tanimbar evav memiliki nama masing-masing yang diyakini berasal dari langit  asal leluhur mereka.rumah-rumah dibangun dari kayu pilihan dan pasak kayu sebagai penyambung dari setiap bagian rumah. keseluruhan struktur pembangunannyapun harus mantap dengan peraturan akhlak.

setaria italica beauv atau hotong menjadi makanan alternative paling dikenal di tanimbar kei. dikenal selaku sejenis padi halus  yang mirip alang-alang, hotong dapat hidup di dataran rendah ataupun dataran perguruan. tumbuhan ini tidak memerlukan penanganan privat seakan-akan padi atau jagung. relatif gak memerlukan banyak air sehingga bisa ditanam di ladang tandus atau halaman tadah hujan. tanaman semusim  - hotong dapat dipanen 75 hingga 90 hari  setelah ditanam. untuk masyarakat tanimbar kei, hotong merupakan makanan pokok fulus nenek moyang. semua proses penanganannya pun menciptakan bagian dari aktivitas budi.

pengolahan hotong sebagai makanan sebetulnya tidak jauh berbeda dengan padi, cuma saja  segala senantiasa dilakukan secara tradisional. semua proses pengolahan ini di iringi dengan tabuhan tifa dan lagu adat yang berisi puji-pujian terhadap sang pencipta atas berkat hotong bagi masyarakat tanimbar evav. bulir-bulir hotong dipisahkan dari tangkainya menggunakan kaki hal ini disebabkan karena biji hotong yang kecil sehingga tidak mungkin dilakukan dengan lengan. selain selaku makanan pokok, hotong dapat di buat menjadi penganan seperti kue, nasi kanji dan wajik. dipastikan saja bagi mama mama itu pengolahan hotong tidaklah rumit  didalam beberapa waktu saja wajik hotong telah dapat disantap.

efek laut pum kurang luput dari buruan para anggota disii, sasaran kami adalah cacing laut yang mendiami pasir tepi pantai.salah satunya kian ataucacing laut, waktu yang tepat untuk mencari kian adalah saat air surut. kian merupakan salah satu komposisi cacing gelang dari kelas nematoda. ia nyawa di bawah pasir pantai untuk berlindung dari predator. kian mengkonsumsi alga serta fungi dari pasir yang ditinggalinya. jenis hewan triploblastic protostomes ini  memiliki bentuk panjang dan bulat, juga tidak memiliki otot gelang sehingga badannya hanya mampu mengeliat dari sisi ke sisi.

kian  tinggal di pasir dengan membentuk lubang berdiameter 1 hingga 2 cm saja sehingga nelayan kadang kala sulit untuk menangkapnya.berbeda dengan cacing darat kian merupakan cacing laut yang tidak mempunyai  darah  berwarnah merah karena tidak mengandung hemoglobin. tetapi mengandung cuprum  sehingga tubuhnya berwarna putih. janin protein yang perguruan pada kian serta rasanya yang enak  mampu mempromosikan opsi pilihan sumber protein bagi masyarakat pesisir seperti  di tanimbar evav.

Posted in:

0 komentar for "petulangan di tanimbar evav."

Leave a reply