Debat Caketum Peradi, Kandidat Dorong Kesatuan Advokat

Jakarta - Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) menggelar debat terbuka bagi calon ketua umumnya untuk periode 2015-2020. Pemilihan ketua umum akan digelar dalam Munas Peradi ke 2 di Makassar pada 26-28 Maret mendatang.

Dari 8 kandidat caketum, hanya 2 calon yang hadir dalam debat terbuka yang diselenggarakan oleh Kurator Advokat Mediator Penggemar Permata Batu Akik (KAMPPAK) ini. Mereka adalah Hasanuddin Nasution yang kini masih menjabat sebagai Sekjen Peradi dan Frederich Yunadi yang namanya menanjak semenjak menjadi kuasa hukum Komjen Budi Gunawan.

Dari berbagai visi-misi yang dikemukakan oleh para kandidat, keduanya sama-sama menghendaki adanya kesatuan profesi advokat. Mereka menginginkan seluruh advokat tidak terpecah belah dan menghormati putusan MK yang mengesahkan Peradi sebagai wadah tunggal profesi advokat di Indonesia.

"Advokat harus kuat, tidak bisa seperti saat ini. Artinya masuk ke dalam, jangan di luar. Bertarung di dalam Peradi untuk kemudian mengejawantahkan di luar," kata Hasanuddin dalam debat terbuka caketum Peradi di Gedung Teater IKJ, Komplek Taman Ismail Marzuki Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2015).

Frederich juga mengatakan hal serupa. Di saat masyarakat mulai tidak percaya dengan penegakan hukum di Indonesia, seharusnya advokat memperkuat diri dan bukan saling terpecah belah seperti saat ini.

"Saya ingin mewujudkan Peradi wadah tunggal. Peradi jadi organisasi profesi yang profesional dan berintegritas," ujarnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Dewan Penasehat KAMPPAK, Mohtar Lutfi. Menurutnya, mayoritas advokat yang ia temui menginginkan adanya persatuan. Hanya saja mereka masih belum dapat melepaskan ego masing-masing

Posted in: ,

0 komentar for "Debat Caketum Peradi, Kandidat Dorong Kesatuan Advokat"

Leave a reply